Pembaca runtah.com Ampisilin trihidrat, Informasi obat kali ini akan menjelaskan jenis obat antibiotik Ampicillin trihydrate/Ampisilin trihidrat, yang diantaranya menjelaskan dosis obat, komposisi atau kandungan obat, manfaat atau kegunaan dan khasiat atau dalam bahasa medis indikasi, aturan pakai Ampisilin Trihidrat, cara minum/makan atau cara menggunakannya, juga akan menerangkan efek samping atau kerugian, pantangan atau kontra indikasi serta bahayanya, over dosis atau keracunan, dan farmakologi serta meknisme kerja dari obat Ampisilin Trihidrat. dan inilah penjelasannya:
KOMPOSISI
Ampicillin trihydrate/Ampisilin trihidrat.
INDIKASI
Infeksi saluran nafas bagian atas dan bawah, infeksi saluran kemih dan kelamin, pneumonia, gonore, infeksi ginekologikal, demam enterik, infeksi saluran cerna, dan infeksi-infeksi lainnya yang disebabkan oleh bakteri yang sensitif terhadap Ampisilin.
KONTRA INDIKASI
Hipersensitif terhadap Penisilin.
Mononukleosis infeksiosa.
PERHATIAN
Hipersensitif terhadap Sefalosporin.
Pengobatan jangka panjang memerlukan penilaian fungsi ginjal, hati, dan hematopoietik.
Kerusakan ginjal.
Leukemia limfatik.
Interaksi obat :
EFEK SAMPING
Gangguan lambung-usus, ruam kulit, gatal-gatal, urtikaria (biduran/kaligata), demam, anafilaksis, gangguan darah, superinfeksi.
INDEKS KEAMANAN PADA WANITA HAMIL
Baik penelitian reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko pada janin maupun penelitian terkendali pada wanita hamil atau hewan coba tidak memperlihatkan efek merugikan (kecuali penurunan kesuburan) dimana tidak ada penelitian terkendali yang mengkonfirmasi risiko pada wanita hamil semester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trisemester selanjutnya).
KEMASAN
Kapsul 250 mg x 10 x 10 butir.
DOSIS
Dewasa :
Infeksi THT : 4 kali sehari 250 mg.
Bronkhitis :
Pneumonia : 4 kali sehari 500 mg.
Infeksi saluran kemih : 3-4 kali sehari 500 mg.
Gonore : 2 gram per oral dengan 1 gram Probenesid sebagai dosis tunggal.
Pengulangan dosis dianjurkan untuk pengobatan pada wanita.
Infeksi saluran pencernaan : 3-4 kali sehari 500-750 mg selama 2 minggu.
Demam enterik akut : 1-2 gram/hari selama 2 minggu, pada karier : 4 kali sehari 1-2 gram selama 4-12 minggu.
Anak berusia kurang dari 10 tahun : ½ dari dosis untuk orang dewasa.
PENYAJIAN
Dikonsumsi pada perut kosong (1 atau 2 jam sebelum/sesudah makan)